Laman

Minggu, 22 Juni 2014

2nd HOLIDAY

Mau berapa kalimat ungkapan seneng lagi yang perlu gue ungkapin, terlalu seneng dan kelebihan seneng. subhanallah alhamdulillah
Di mana hari yg gue dan temen-temen gue tunggu tiba. HOLIDAY PART 2!!!
Holiday part 1 udah terlaksana di Jogja, kali ini welcome deh buat LAMONGAN!!! Liburan sekalian silaturahmi atau silaturahmi sekalian liburan, yups next trip kita adalah WBL(Wahana Bahari Lamongan).

Plan udah sejak lama banget, sekitar bulan april udah kita omongin. Dan kesampean baru bisa bulan Juni. Awalnya gue sempet kecewa sama semua yang ternyata HOAX-an semata temen-temen gue. Rencana mau buat gue unmood, ya tiba-tiba acara holiday part 2 dibatalin karena Andra gak bisa ikut(alasan makrab angkatan). Itu semua HOAX dan tipuan di hari ulangtahun gue kemaren, oeemji, uang tabungan buat liburan akhirnya gue pake deh karena tau acara bakal batal, tapi ternyata..... sumpah parah banget, gue bingung harus dapet jatah liburan darimana haha aseeeem tuh si prasti novita riza nurul andra bayu-____-

Banyak banget hambatan, tapi pada akhirnya liburan tetep jadi. Yg bayu belum acc laporan lah, yg ini dan itulah wkekekekek okay! Jumat sore kita berangkat! bermodal niat, badan, perlengkapan, mobil dan snack, kita ber-7 berangkat!!

open it! cekidot.... http://instagram.com/p/pfZAvLjlVI/#

Hello Lamongan! Sambutan hangat dari orangtua Riza dan Fikri adeknya Riza, sambutan dingin dari tempat tinggal Riza, makin tambah semangat menanti liburan ke WBL.
Sekitar 1setengah-2jam jalan dari rumah Riza ke WBL. Dan akhirnya, haaiiiiiiiiii WBL!!!







48 arena di WBL, yg baru kita coba itu kayak RUMAH KUCING, BIOSKOP 3D, TAGADA, RUMAH SAKIT HANTU, ISTANA BONEKA, DROP ZONE, SPEED FLIP, BUMPER CAR, JET COASTER, PAUS DANGDUT, SPACE SHUTTLE, PERMAINAN AIR, PLAYGROUND PASIR, GRAZY WHEEL.
Ini pas lagi nonton 3D




ngantri mau masuk rumah sakit hantu
Gaya nya gue sok berani masuk rumah sakit hantu, awalnya antri paling depan dan di barisan terdepan, pas udah masuk mundur tak beraturan dan teriak paling histeris hahaha ada kejadian lucu sesi pas gue prasti riza dan fikri. Gue jalan sampingan sama prasti, tangan tuh gak lepas lepas dari prasti. Ada yg nabrak gitu, spontan dong gue bilang, "Ada yg nabrak, neni ketabrak. neni nabrak apa." histerisnya dan ternyata gue nabrak pintu, mau masuk pintu dan itu gak cukup karena masuknya barengan sama prasti. HAHAHA asem prasti enaknya ngetawain gue T.T malu malu hahaha


Lanjut naek Tagada, kayak yg di running man hahaha sumpah pas di tagada, itu posisi muka novita gak kontrol abis wkakakakakak nups-___- gue dan yg lainnya ngakak liat tingkah novita yg ketakutan zzz :D
Lanjut itu istirahat bentar, dibeliin minum sama ortu Riza. yg lain pada istirahat juga, gue sih pengen lanjut aja maennya. Gue prasti andra bayu lanjut ke DROP ZONE, dan itu belum menantang. Liat SPEED FLIP, buh kayaknya perlu dicoba. Dan cuma gue andra yg berani, prasti dan bayu cuma liatin. Hasilnya apa? GILA BENER DAH! diputer puter udah gak dianggap manusia lagi kali yak wkekekek itu game yg paling gila dan keren deh, itu kerudung hampir mau copot, gak kebayangkan kalo selesai game trus liat muka gue tanpa kerudung lagi buekekekek
Lanjut ke rumah kaca dan Crazy wheel, dan itu cuma gue andra prasti bayu yg naek. yg lain cuma nontonin aja, masih belum kalah seru, masih speed flip yg teratas wkakakakak















Liburan yg super jempol deh, terima kasih andra nurul riza prasti novita bayu, ortu riza, fikri. jangan lupa kalo ke Lamongan harus nyicipin RAJUNGAN KARE, sumpah enak banget hahaha :3
Thankyouuuuuuuuuuuu




Rabu, 18 Juni 2014

Jarak terlihat semakin jauh

Sudah banyak waktu yang telah aku lalui untuk aku mencintai dan benar-benar menyayangi seorang lelaki yg memang pantas untuk aku puji dan puja. Lelaki yg tak menuntut banyak, selalu ada namaku di setiap doanya, yg selalu membuatku terpesona ketika bertatapan dengannya, yg selalu membuatku selalu ingin memeluk erat tubuhnya, yg selalu membuat aku benar-benar rindu kepadanya, ya Tuhan, inikah cinta dunia? Aku harap, cinta ini kekal sampai nanti kami dipertemukan di tempat yg sangat indah.

Seiring berjalannya waktu, jarak yg semakin jauh, waktu bertemu yg semakin sedikit, obrolan yg selalu dibatasi, tak bisa aku nikmati ketika kita tak bisa berjalan bersama. Aku bisa menatap wajahmu sambil aku perhatikan seluruh gerak-gerikmu. Aku yg selalu kepo tentang kamu, siapa yg sms kamu, siapa yg habis menelponmu, selalu bertanya "Mau kemana?". Terlalu banyak pujian untuk kamu, sampai akhirnya aku merasa benar-benar terpukau.

Yg pada akhirnya semua itu seketika sirna, seakan mulai detik ini, kamu mulai meremehkan aku. Kamu yg selalu mendengarkan segala keluh kesahku, saranku dan semua tentang yg tak aku suka selalu kamu hilangkan menjadi suka, itu semua rasanya tak ada nilai lagi untuk saat ini.

Layaknya kamu seperti batu, keras tak bisa dilunakkan lagi. Perubahan apa itu? Apa harus aku bawakan lautan, dan aku letakkan kamu di pinggir pantai?
Perubahan yg sangat drastis itu membuatku benar-benar kehilangan arah, bagaikan rumah, kamu adalah tiangnya, bagaimana bisa aku berdiri tanpa tiang yang seharusnya bisa menopang dan menguatkan aku untuk berdiri?

Layaknya cinta tak terbalas, itu adalah cinta ku. Inginku bertanya, bagaimana kamu membalas cintaku ini? Aku menjadi tak terkendali, hanya karena kamu. Aku akan memunculkan persepsi yg sebenarnya tak layak aku miliki terhadap seseorang yang akan menjadi pendampingku kelak.
Ingin dikata dan cerita, terlalu banyak godaan yg mengharuskan aku untuk membenci kamu. Tapi apa daya, aku tak bisa melakukan itu semua. Yg ku tau, bagaimana cara agar membuat kamu kembali ke sedia kala.
Terlalu banyak orang yg merasakan sakit karena perubahanmu, apa aku harus mengikuti segala arah yg sedang kamu jalani? Tidak! yg ada aku semakin mempersulit jalanku sendiri. Mencoba mengartikan semua makna yg tersurat dalam lembaran itu, aku tak kuasa untuk mengungkapakan pendapatku, aku tau, kamu akan menolak dan meremehkan aku lagi, terlihat dari cara bicara, senyum remeh dan tatapanmu yg kadang kali membuat aku muak.

Bagaimana keyakinan yg berbeda seperti ini dapat membuat kita berjarak? Sampai kapan? Jujur, aku tak bisa menahan tangis ketika aku mengingatmu dan masa indah dulu. Ku nyatakan, kamu memang lelaki terindah dalam hidupku, itu dulu, bukan sekarang. Harapan terbesar adalah aku bisa tersenyum dan bisa menyambutmu untuk kembali seperti dulu. Jangan buat diri ini menjaraki mu terlalu jauh.

Sabtu, 14 Juni 2014

Terkesan gengsi

Awal yang baik ketika kita cuma ngira itu hal yg gak perlu "jadi pikiran" atau "beban", tapi nyatanya gak serupa dg perkiraan awal.
ngomongin masalah nyaman. 6 huruf yg bisa buat seseorang kayak cacing kepanasan atau ikan tanpa air. jauh banget bayanginnya ya, oke kalo manusia tanpa jodoh gimana? haha no! manusia belum diberi jodoh, mungkin lebih baik.
Gak kepengen objektif sih, tapi hal itu yg buat gue makin kepengen nulis. yups! 

Ngomongin tentang HAK, ya HAK seseorang buat mendapatkan kenyamanan. Entah nyaman dalam hal apapun, tapi kali ini gue pengen bahas masalah nyaman dg demenan malah ujung-ujungnya jadi temen. Gak dibilang gebetan juga loh, tapi demenan atau cemceman wkekekek

Bukan gue aja yg bisa dan punya cerita kayak gitu, ternyata orang di luar sana, mungkin kamu yg lagi baca termasuk orang-orang yg punya cerita yg sama. Intinya, ternyata kita punya persamaan dalam hal perasaan wkekekek lupakan oke fix-__-

--

Dipertemukan dalam kondisi di mana aku dan kamu tak saling kenal, bahkan kita tak saling tatap-tatapan saat itu. Untuk pertemuan kedua kalinya, kita dipertemukan dalam kondisi yg sama tapi kita sudah saling kenal dan mulai berbicara. Tak ada perasaan yg aneh, sama seperti biasanya. Biasa-biasa saja.
Itu bermula dan semua bermula ketika temanku bilang kalo dia suka dg kamu, ya kamu. seorang lelaki yg aku anggap hanya teman biasa. Just know your name and face, right? yes!

Terlalu banyak kepoan yg temanku lakukan, alhasil semua kepoannya aku yg mendengarkan, itu semua tentang kamu. Yg awalnya aku biasa saja, tapi aku mulai menengok ke arah mu ketika kita dalam kondisi yg sama. Aku mulai memperhatikan gerak-gerik dan sekelilingmu. Aku sadar, temanku sedang memperhatikanmu pula. Aku dengan baik bisa terus dekat dan berbicara dg kamu, tapi kamu terlalu cuek. Aku sadar lagi, aku sudah mulai terpengaruh rasa kepo yg temanku miliki. 

Terkesan munafik jika aku bilang kalo aku tak suka kamu. Sudahlah, bumbu cinta sudah kutabur, apa yg harus aku lakukan? aku hanya bisa memendamnya saja, tak perlu ku sajikan bumbu yg bisa membuatku ketagihan.
Aku rasa, mungkin dg berjalannya waktu, aku bisa lebih memilih dan menentukan apakah kamu pantas untuk aku tunggu dan perjuangkan. 
Tak ada respon yg menuntutku harus menemuimu, tak ada tanggapan yg bisa membuatku semangat untuk mengejarmu. Yg ada hanya rayuan gombal dan itu bukan dari kamu.

Seberapa sering aku datang ke sebuah acara hanya karena di sana ada kamu. Seringnya aku tak mau pulang dahulu karena kamu pun belum ingin pulang. Seringnya aku kebingungan pulang dg siapa supaya kamu yg mengantarku pulang. Seberapa seringnya aku menyemangati teman-temanku padahal aku hanya ingin menyemangatimu, seberapa sering aku menunggu balasan chatmu sampai aku luangkan waktu tidurku, itu semua karena sebuah kata yg tak aku mengerti apakah kamu pun merasakan hal yg sama, NYAMAN.

Kita berteman baik, benar-benar baik, air laut dan pasir mungkin cintanya tak akan pernah bersatu. kita hanya bisa bersama tiap waktu, suatu saat ketika kita sudah lelah mungkin salah satu di antara kita akan terhempas ke pinggir pantai dan hanya bisa menunggu. 
Tak ingin jadi hiasan yang hanya bisa dilihat dan dipamerkan, lebih baik aku menyatu dg air laut sampai kutemukan kenyamanan walau pada akhirnya kita tak pernah saling bersatu. Ada pembatas, di mana kamu sudah memiliki pilihan hidupmu, atau memang kita tak berjodoh kasarnya.

Jika aku berani, mungkin aku sudah bicara terlebih dahulu. Jika tak ada yg bisa membuat kita berubah dan berbeda, mungkin sudah ku ungkapkan. Bagaimana bisa aku bicara jika pada akhirnya sikapmu akan berubah, yg aku tau, kamu hanya bisa menerima ku sebagai teman dekat. 
Sulit rasanya, sakit terasa ketika aku harus mendengar segala cerita mu tentang wanita yg sedang kamu suka. Melihat senyum bahagiamu menceritakannya, jujur, perih. Namun apa daya, hanya senyuman yg bisa aku balas. Di depanmu, aku tak mau bercerita tentang masa lalu atau siapa yg sedang aku suka atau yg sedang mendekatiku, karena aku masih ingin menjaga perasaan. Tapi sudahlah, hanya skenario yg tak pernah aku tayangkan di bagian aku bisa memiliki kamu dan hati kamu.

Mungkin di antara kita tak saling pahami satu sama lain, aku atau kamu yg tak ingin terbuka atau gengsi bahkan malu. Aku tak pernah berfikir, ketika kita mengungkapkan perasaan satu sama lain dan perasaanku tak terbalaskan, mungkin aku dan kamu akan menjaraki kisah pertemanan ini. Bukankah hal itu tak diinginkan oleh semua pihak? ya, mungkin saja.

Cerita yg diambil secara objektif dan dibuat skenario tanpa percakapan rinci. Bukankah membahas secara objektif karena ada sebuah alasan paling kuat dan menjadi modus terencana? Ya, alasan karena orang lain atau kisah nyata sang penulis. Perkirakanlah sampai perkiraanmu mencapai dan mendapatkan titik terang. seeyou!muehehehe:3
 

This Template Was Found On Elfrida Chania's Blog